Cara Pemasangan Jaringan LAN

Malcomp | Dalam melakukan berbagai aktivitas pekerjaan khususnya pekerjaan digitalisasi, kecepatan dan kepraktisan merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan. Dimana pekerjaan diharapkan dapat terselesaikan dalam rentan waktu yang lebih cepat dan tanpa proses yang rumit. Oleh karena itu, terciptalah suatu sistem jaringan yang mana hal ini bertujuan memudahkan setiap pekerjaan agar lebih efektif dan efisien. Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan berbagai jenis jaringan seperti LAN, MAN, dan WAN. Tapi, pada kesempatan kali ini, kita akan lebih fokus pada salah satu jenis jaringan saja yakni pemasangan jaringan LAN.

Mengapa ? Karena jaringan ini dapat dikatakan jaringan yang banyak digunakan dalam berbagai aktivitas seperti perkantoran, sekolah, pemerintahan, hingga keperluan komersial seperti penyedia jasa warnet. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas berbagai hal detail mengenai jaringan LAN ini. Khususnya pada bagaimana jaringan ini dapat terpasang dan bekerja.

Pengertian LAN

LAN (Local Area Network) merupakan suatu jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah lokal saja, dimana jangkauan dari jaringan ini tidak terlalu besar. Ada jaringan LAN sendiri yang disebut dengan wireless LAN, ada pula wired LAN. Anda dapat memainkan game secara offline saat terhubung antara komputer pribadi satu sama lain tanpa koneksi internet. Dalam hal ini, LAN menghubungkan perangkat ke jaringan internet melalui perangkat jaringan sederhana.

Dalam jaringan LAN,terdapat beberapa unit seperti kabel UTP, Hub, Switch ataupun Router. Beberapa contoh dari jaringan ini dapat kita temui di sekolah, kantor, hingga warnet. Jaringan ditempat-tempat ini hanya mencakup satu lingkup lingkungan ini saja.

Sebagai jaringan dengan area lokal, LAN memiliki beberapa karakteristik diantaranya :

  • Tidak menggunakan jaringan telekomunikasi dari operator tambahan.
  • Jaringan LAN biasanya digunakan untuk kepentingan pribadi.
  • Administrasi pada jaringan LAN dilakukan melalui administrasi lokal.
  • Di dalam jaringan LAN biasanya terdapat satu komputer yang berfungsi sebagai server yang bertugas untuk mengatur sistem agar berjalan normal.

Sebelum kita masuk pada pembahasan “Cara Pembuatan Jaringan LAN”, kita perlu mengetahui terlebih dahulu fungsi dari LAN itu sendiri.

Fungsi LAN

Beberapa fungsi utama dari jaringan LAN adalah :

Dapat Menghubungkan 2 Komputer atau Lebih

jaringan komputer
Menghubungkan ke Satu Lingkup Wilayah

Jaringan LAN berfungsi sebagai media penghubung antara 2 komputer atau lebih secara langsung ataupun dengan melalui perantara. Dua komputer dapat dihubungkan langsung dengan menggunakan kabel UTP yang tersambung di kedua komputer. Sedangkan untuk menggabungkan lebih dari 2 komputer kita dapat menggunakan Switch atau Hub.

Switch adalah suatu perangkat jaringan untuk menghubungkan 2 atau lebih komputer dalam 1 jaringan (concentrator). Kinerja Switch ini lebih terarah dimana hal ini dapat memudahkan pertukaran data diterima alamat yang dituju.

Hub adalah perangkat jaringan yang dapat menghubungkan beberapa PC ke satu jaringan. Hub ini memiliki berbagai macam port, dimana ketika paket tiba di satu port, kemudian disalin ke port lainnya.

Sharing Printer

Jaringan LAN juga dapat berbagi printer yakni dengan membagi driveprinter yang ada di Control Panel. Setelah dibagikan, printer dapat digunakan secara bersama-sama tanpa harus memindahkan komputer ataupun printer. Salah satu contoh adalah sistem kinerja warnet dimana kita dapat mencetak file sesuai dengan pilihan printer yang tersedia tanpa harus mendekati printer tersebut. Hal ini dinilai lebih efektif dan efisien dimana kita bisa lebih menghemat tenaga dan juga waktu.

Dapat Memindahkan File Antar Komputer

Dengan menggunakan jaringan LAN, kita dapat membagikan file pada komputer lain tanpa harus memindahkan Flashdisk. Seperti halnya sistem bluethooth yang dapat memindahkan file tanpa perantara (nirkabel), fungsi jaringan LAN ini juga demikian.

Remote Komputer

Kita dapat menggunakan perangakt lunak TeamViewer untuk melakukan remote pada suatu komputer. Perangkat ini dapat bekerja pada saat komputer tersambung ke internet. Tetapi, anda juga dapat melakukan aktivitas remote pada komputer tanpa harus terhubung ke internet. Anda dapat menggunakan fitur Remote Desktop Manager / Conection yang sudah disediakan Microsoft. Selain itu, anda juga dapat mengontrol komputer di dalam jaringan LAN.

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Sebelum kita memulai pemasangan jaringan LAN ini, kita perlu mempersiapkan alat dan bahan yang harus tersedia terlebih dahulu. Persiapan ini sangat penting mengingat pemasangan jaringan LAN tidak semudah yang kita bayangkan. Berikut ini alat dan bahan yang perlu anda siapkan sebelum melakukan pemasangan jaringan :

  • RJ45
  • UTP
  • Hub/Switch
  • Personal Computer

Setelah semua alat dan bahan tersedia, ikuti langkah berikut ini :

1. Pasang Kabel

Salah satu bagian penting dalam proses pemasnagan jaringan LAN adalah pemasnagan kabel. Hal ini perlu adanya ketelitian dan kehati-hatian. Jika kita salah dalam pemasnagan kabel ini, resiko terburuk yang bisa kita terima adalah gagalnya proses pemasangan jaringan LAN. Berikut ini langkah pemasangan kabel untuk jaringan LAN.

Ambil kabel yang sudah ada RJ45. Hal yang perlu anda perhatian, kabel haruslah lurus. Hubungkan salah satu ujungnya ke LAN Card atau Onboard, dan ujung lainnya ke HUB/Switch, serta komputer pribadi lainnya. Usahakan dalam pemasangan ini tidak terjadi error karena hal ini dapat menyebabkan jaringan LAN gagal total.

2. Pengaturan IP

Langkah ke-2 yang tidak kalah penting aadalah pengaturan IP (IP Settings). Berikut ini cara pengaturan IP yang harus dilakukan :

  • Pertama, buka Panel Control
  • Kedua, klik jaringan dan internet
  • Ketiga, klik jaringan dan pusat berbagi
  • Keempat, klik ubah pengaturan Adaptor
  • Kelima, klik kanan Sambungan Area Local
  • Kemudian klik Properti
  • Terakhir, klik Internet Protocol Verson 4 (TCP/IPV4), Klik Properties

Setelah selesai setting IP, kemudian lakukan cek dengan membuka cmd, berikut ini :

start->run->cmd lalu akan ada kotak dialog berwarna hitam dan kalian menuliskan ping (IP tujuan). Jadi model misalkan milik anda 192.168.1.1 maka wajib menuliskan ping 192.168.1.2 dan kebalikannya.
Cara membuat Wireless LAN dapat menggunakan cara berikut ini :
1. Buka kontrol panel.
2. Buka Network and Internet, lalu buka network and sharing center.
3. Klik set up a new connection or network.
4. Klik set up a wireless ad hoc network, kemudian klik next.
5. Klik next, lalu ketikan nama jaringan serta password.
6. Kemudian setting IP mirip pada cara membentuk jaringan wired LAN diatas.
7. Bila telah setting IP, maka cek koneksi menggunakan menggunakan cmd.

Jaringan LAN sudah dapat digunakan baik untuk bermain game atau aktivitas multimedia lainnya. Anda dapat berbagi dengan satu lingkup sesuai jangkauan area jaringan. Meski jangkauan terbilang sempit atau terbatas, namun sudah cukup enjangkau area terdekat dan berbagi dengan sesama.

~_~ Malcomp Multimedia ~_~

Nah, itu tadi cara pemasangan jaringan LAN secara mudah yang bisa anda lakukan tanpa bantuan teknisi. Namun, jika dirasa anda mengalami kesulitan dalam pemasangan jaringan LAN ini, anda dapat meminta bantuan tenaga profesional terdekat. Untuk wilayah Jogja, Bantul, dan Sleman anda bisa menghubungi kami dengan menekan ikon WA dibawah.

Semoga informasi ini dapat membantu. Terimakasih telah setia bersama Malcomp Multimedia. Semoga hari anda menyenangkan dan selalu dalam lindungan Tuhan. Nantikan artikel dan ulasan lainnya terkait multimedia dan jajarannya pada postingan berikutnya.

Cara Mendeteksi Virus pada Laptop

Malcomp| Virus merupakan salah satu penyebab komputer atau laptop kita bermasalah. Ada berbaga jenis tingkat kerusakan pada laptop atau komputer yang disebabkan oleh virus ini. Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya mengenai jenis-jenis virus komputer, ternyata masing-masing virus membawa dampak yang berbeda tergantung jenis virusnya. Ada yang menyebabkan kerusakan ringan, ada pula yang menyebabkan kerusakan parah sehingga menyebabkan perangkat (laptop/komputer) tidak dapat beroperasi secara total. Tetapi, pada pembahasan kali ini kita tidak akan membahas mengenai jenis atau macam-macam virus pada komputer. Tetapi, pada pembahasan kali ini kita akan mengulik mengenai “Bagaimana Cara yang Efektif dalam Mendeteksi Virus pada Laptop.

Kita sebagai pengguna diharuskan peka terhadap segala sesuatu yang terjadi pada perangkat (komputer dan laptop) kita. Salah satunya adalah dengan memperhatikan dan aware dengan keberadaan virus pada perangkat.

Cara Mendeteksi Adanya Virus pada Komputer atau Laptop

Dalam hal mengetahui virus yang masuk ke dalam komputer kita, tentu kita perlu mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu. Dengan mengetahui ciri-ciri ini, kita akan tahu apakah komputer kita terkena virus atau tidak. Langsung saja, berikut ini ciri-ciri laptop terkena virus komputer yang perlu diketahui :

Kinerja Laptop Menjadi Lemot

Seperti yang kita tahu, bahwa salah satu cara paling sederhana untuk mendeteksi apakah ada virus yang masuk ke dalam perangkat kita adalah dengan memperhatikan kinerja perangkat. Jika operasi atau kinerja pada laptop menurun, lemot, lambat, dan terkadang unresponding dapat dipastikan bahwa ada virus yang masuk kedalam perangkat kita. Masalah ini biasanya terjadi akibat virus menggunakan resource RAM dan prosesor laptop. Cara mengatasinya adalah dengan melakukan scanning virus dengan menggunakan program anti virus. Sebisa mungkin untuk tidak melakukan browsing atau membuka data sampai proses scanning selesai.

Munculnya Iklan

virus malware atau virus iklan
Virus Malware

Pernahkah anda menjumpai iklan-iklan bermunculan saat data internet dihidupkan ? tentu hal ini menjadi salah satu hal yang paling mengganggu aktivitas browsing kita. Karena biasanya iklan-iklan ini muncul secara terus menerus dan tidak jarang hal ini menimbulkan kinerja perangkat menjadi lemot. Terlebih saat iklan tersebut membawa kita pada situs-situs yang tidak kita inginkan yang mana hal ini tentu sangat mengganggu aktivitas kerja kita.

Virus yang dibawa melalui iklan ini biasanya terjadi hanya pada saat online saja, artinya saat anda tidak menghidupkan wifi atau hotspot anda, maka iklan ini tidak akan muncul. Hal yang bisa kita lakukan saat diserang virus malware ini adalah dengan menginstal antimalware guna menghapus malware yang sudah menjalar pada browser kita. Cara kedua, yakni dengan re-install browser kita dengan vers yang baru agar browser terhindar dari virus malware.

File Hilang atau Terkunci

virus ransomware
Virus Ransomware

Ciri lainnya untuk mendeteksi virus pada laptop adalah dengan memperhatikan apakah ada file kita yang tiba-tiba menghilang atau terkunci (tidak bisa diakses). Virus ransomware ini bekerja dengan cara menyembunyikan file-file penting pada komputer atau laptop dan bahkan menguncinya sehingga kita tidak dapat mengaksesnya.

File Corrupt

Ciri lain yang ditunjukkan perangkat saat terkena virus adalah dengan ditandai oleh file yang rusak atau corrupt. Virus tidak lagi menyembunyikan atau mengunci file penting, melainkan sudah benar-benar merusak dan menghapusnya dari perangkat. Hal ini menandakan bahwa virus sudah menyerang perangkat kita. Saat virus sudah menghapus atau merusak file, maka akan lebih sulit untuk emngembalikannya. Artinya, besar kemungkinan file kita tidak dapat kembali seperti sedia kala lagi.

Hardisk Tiba-Tiba Penuh

Salah satu cara kerja virus pada komputer adalah dengan melakukan duplikast file sehingga menyebabkan Hardisk tiba-tiba penuh. Jika dirasa anda tidak mengisi hardisk anda dengan file yang berkapasitas besar namun Hardisk sudah penuh maka bisa saja hal ini dikarenakan adanya virus yang menyerang perangkat anda.

Laptop Sering Mati Mendadak

Saat penyebaran virus sudah semakin meluas, akan timbul satu tanda berupa matinya laptop secara mendadak. Laptop akan melakukan restart sendiri atau mati secara mendadak saat kita mengoperasikannya. Biasanya laptop akan mengalami restart atau mati mendadak dikarenakan terjadi hang atau freeze yang ditimbulkan oleh virus.

Hal iin terjadi pada saat kinerja laptop sudah penuh sehingga sistem secara otomatis melakukan restart untuk menghindari overheating.

Anti Virus Tiba-Tiba Mati

Salah satu ciri lain yang bisa kita perhatikan saat terjadi serangan virus pada perangkat adalah dengan memperhatikan apakah anti virus kita masih aktif atau tiba-tiba mati. Oleh karena itu, lakukan scanning atau pembersihan virus secara berkala untuk mencegah adanya virus yang masuk ke perangkat.

Setelah kita mengetahui apakah laptop kita terkena virus atau tidak, langkah selanjutnya adalah menjaga peranagkat agar terhindar dari serangan virus yang dapat merusak jaringan laptop kita. Jangan lupa untuk melakukan scanning secara berkala. Serta berhati-hati saat kita melakukan browsing atau downloading data dari internet. Karena ada beberapa situs yang bisa meninggalkan virus pada perangkat pada saat kita memasuki situs tersebut atau melakukan downloding file.

Baca Juga :

Rekomendasi Anti Virus Terbaik.”